I…
Who do not know much about everything,
Too naive been said that know about the heart
Only a little bit desire that comes up through the mind
It is not the whole sense,
Just of what it calls precipitate
Or a bit of flash from the reaction of the sense itself
Being interactive with the feeling around it
And unstated heart which there is no trust to be gained
I…
Do not know where I am standing now
Just too pleasure to be sad
And afraid the things going to be better
Just do not know how to deal with it
Too much pain that surrounding
Put it in the place just to get used to it
And how devastated rebound chop it was


There is a color, there is an air
There are some voices in the far away place
In the forgotten homeland
In the crowded places, in the silence faces
In the searching heart
There is a hope, there is a clue
And there is a face
Arise the amusing, reveals the doubtness
Emerge the wondering thoughts
No sense that comes up, no feeling that captured
Empty air comes down, freezing wind run through
No signs fall down, no clues come up
Just a face, because of the face
Not me, not them, not anyone here
Just a face... of the past


Datanglah di bilik ini, sebelum langkah tak bisa ku penggak

Datanglah, bawalah hatimu serta
Sebelum hari bermentari lagi
dan ufuk memanggilku pergi

Karena mungkin esok hari, kutak bisa lagi menjelma jadi pelangimu

Maka senja ini mungkin jadi penali....

Aku masih mencintaimu, dengan rasa yg menurutmu terkoyak
Aku masih bisa menambalnya....
Jika kau datang

Di satu senja, kunanti pelangimu


Seseorang harus datang malam ini....
Tak perlu dia memiliki tungku perapian....
Tak perlu korek juga.........
Cukup dia bawa satu saja batu....tapi dia mau menggesekkannya dengan bebatuanku..

Seseorang harus datang malam ini.......
dan MEMBAKARKU lagi

Aku telah lama beku,
dalam hati tak berantah, dan jiwa tak berselimut
bukannya ku tak bisa hidup sendiri
tapi aku butuh berbagi....dalam....dasar........palung hidupku

Dan telah kupertahankan rasa ini sebisaku
telah kukawinkan hatiku dengan hidupmu
sudah kusudahi tanda tanya akan sakitku.........
tapi kau tetap tak pernah menjengukku...........

Seseorang harus datang malam ini
dan MEMBAKARKU lagi
sama seperti kau mengalihkan rasaku pada sosok sebelummu

Toh ini semua masalah waktu
seperti kau menginginkan waktumu tak lagi kutunggu


Takkan kuhadirkan kakiku ke sana,
tak kan pula kuhadapkan mataku untuk melihatnya.

Aku akan dirasuki jutaan imaji mengenai dirimu dengannya.

Bagaimana kalian makan bersama, atau bercinta di atas meja.

Dan betapa seharusnya engkau tidak di sana,

maaf saya sedang tidak berselera untuk disiksa


I heard raindrop knocking on the roof of my terrace
I just sit on the couch inside my house
Silence caught me without alert
Drown me away to the deep loneliness

I try to awake from this wave of emptiness
And walking to the park
With drizzle and silver umbrella accompany me
The steps that I take so heavy, taking the past never gone away

I just look up to the sky, see the silver raindrop falling from above…
Just like a thousand thin n slice bullet running down to my skin
Emerge the past memory in every drop that touch my skin
I try to open my eyes wide, ignore the drops
Want to see beyond the rain, to clear my conscience
Wish that I find something out there
Wake me up from this wandering mind


Like a damp wood that poured by water in the rainy season
Bit by bit, your shadow try to posses my consciousness
Everything so bright, as bright as my heart that calling your name
In every breath that I take, so tender and fresh

Give me another time to see your face
That roaming in my mind and ruin every vessel of my sanity
The light of your eyes is shining in every time I open my eyes
Soaked the sun beneath the shore of my heart

I’m calling for the lord that tight up all the strings in my body
Laughing for the joke that only the tears are running down to my grey face
Coz’ I’m longing for you as my sun that glowing in my heart
In every consciousness I’m praying in my days
But only your shadow that appears in the twilight,
When I start to open my eyes, lit my ray by the time the night is come


MENGUCAPKAN SELAMAT IEDUL FITRI 1430 H

Mohon Maaf Lahir & Batin


Tak terasa sudah sejauh ini aku berjalan……
Di jalan yang gelap, licin dan berbatu
Adanya teman memudahkanku melaluinya…
Kami bergandengan tangan melewatinya…..
Terasa aman nyaman dan tenteram….

Di seberang jalan sana….
Jalan yang terang benderang….
Kami lihat banyak orang yang berjalan….
Tapi mereka takkan pernah bisa melihat kami,

Aku bertanya pada temanku
“teman, apakah kita salah jalan?”
“ya, kita memang salah jalan”
aku tersenyum menerima pernyataannya….

Lalu aku protes pada Tuhan.

“Tuhan, kenapa Engkau menakdirkanku tuk berjalan di jalan ini?”
“Aku memang menyediakan jalan ini, tapi bukan untuk dibuat jalan,
seperti halnya, aku menciptakan usus buntu, tapi fungsinya bukan untuk percernaan”
“Tapi apa guna Engkau menciptakan sesuatu yang tak seharusnya digunakan?”
“usus buntu takkan pernah mengganggumu jikalau makanan tidak salah masuk kedalamnya, aku menciptakannya agar engkau berhati – hati dalam hidup ini. Aku menciptakan berbagai hal yang salah, tapi jangan lupa Aku juga telah menciptakanmu lengkap dengan otak dan pikiranmu. Sebelum kamu melangkah ke jalan itu, sebenarnya kamu sudah menggunakan otakmu. Otakmu bekerja untuk menimbang sesuatu dan kemudian memutuskan. Rangkaian kerja menimbang dan memutuskan adalah sebuah perencanaan. Perencanaan yang dibuat secara sadar. Segala sesuatu yang dilakukan secara sadar telah menuntut adanya tanggung jawab. Tanggung jawab menghasilkan nilai pahala dan dosa”

Setelah perenunganku berbicara dengan Tuhan aku telah sadar……..
Ya, aku telah sadar jauh sebelum aku melangkah di jalan ini

aku sadar tapi tak mau menyadarinya
aku tahu tapi aku tak mau tahu….
aku salah tapi tak mau mengakui kesalahanku
entah sampai kapan hal ini akan berakhir…………..


Cintaku padamu bagaikan air yang mengalir dari pegunungan….
Begitu jernih, murni dan segar…..
Cintaku akan selalu mengalir pada tempatnya…
Dia tak akan pernah berpindah ke lain tempat…..

Cintaku akan menuruti segala kemauanmu….
Letakkan cintaku ke dalam wadahmu,
Dia akan berubah seperti wadah yang kau inginkan…..

Pergilah kau kemanapun kau inginkan….
Cintaku akan tetap berada di sini….
Dia tidak akan pernah berubah….

Hanya saja, jangan kau koyak-koyak cintaku….
Karena dia akan berubah jadi keruh….
Butuh beberapa saat untuk membuatnya jernih lagi….

Jangan kau beri dia noda….
Karena dia tidak akan pernah menjadi jernih lagi….
Dia akan selamanya menjadi pudar……



Gimana, pren, kalo logonya kayak gini? Sip/nggak? Komennya ditunggu, ya...